PERISTIWA

Diserang Buaya Saat Petik Daun Ubi, IRT di Luwu Alami Luka Serius

×

Diserang Buaya Saat Petik Daun Ubi, IRT di Luwu Alami Luka Serius

Sebarkan artikel ini
Korban saat dirawat di RS akibat terkaman buaya

LUWU — Insiden mengerikan menimpa seorang ibu rumah tangga di Dusun Pompengan, Desa Pompengan Pantai, Jumat (10/4/2026). Salmiati (47) menjadi korban serangan buaya saat tengah memetik daun ubi di kebun yang berada tak jauh dari perairan.

Peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba. Saat korban sedang fokus beraktivitas, seekor buaya mendadak muncul dari arah perairan dan langsung menyerang tanpa memberi kesempatan untuk menyelamatkan diri. Serangan itu sontak mengagetkan warga sekitar.

Akibat kejadian tersebut, Salmiati mengalami luka cukup serius di bagian betis dan paha akibat gigitan buaya. Warga yang mengetahui insiden itu segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban dari lokasi kejadian.

Baca Juga:  Terungkap Siapa Pembunuh Feni Ere, Pelakunya Ditangkap di Luwu Utara

Kepala Desa Pompengan Pantai, Rahmat Husain, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

“Korban mengalami luka di bagian betis dan paha akibat gigitan buaya dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kawasan tersebut memang berada tidak jauh dari habitat alami buaya, sehingga potensi kemunculan hewan buas itu cukup tinggi, terutama saat aktivitas warga meningkat di sekitar perairan.

Baca Juga:  Bupati Kolaka Timur Terjaring OTT KPK, Tim Masih Lakukan Pemeriksaan di Lapangan

Rahmat Husain pun mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di area kebun yang berdekatan dengan sungai atau wilayah rawan.

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati saat bekerja, terutama di area yang berpotensi menjadi habitat buaya,” tambahnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga untuk tidak lengah terhadap ancaman satwa liar, terutama di daerah yang berbatasan langsung dengan habitatnya.(*)