LUWU – Camat Belopa, Latif Muhamad Abduh, menghadiri Musyawarah Desa (Musdes) Pertanggungjawaban atau tutup buku Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Masagenae Tahun Buku 2025 yang digelar di Aula Kantor Desa Senga Selatan, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Jumat (27/2/2026).
Kegiatan Musdes tersebut menjadi forum penting dalam menyampaikan laporan pertanggungjawaban pengelolaan BUMDes kepada masyarakat. Dalam sambutannya, Latif menegaskan bahwa Musdes pertanggungjawaban bukan sekadar agenda administratif tahunan, melainkan wujud komitmen bersama dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik dalam pengelolaan dana desa.
Menurutnya, seluruh aktivitas dan pengelolaan keuangan BUMDes harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada masyarakat sebagai pemilik sah badan usaha desa.
“Musyawarah ini menjadi ruang evaluasi dan keterbukaan. Di sinilah kita memastikan pengelolaan BUMDes berjalan sesuai aturan, tepat sasaran, dan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, BUMDes memiliki peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi desa. Keberadaan BUMDes tidak hanya berfungsi sebagai lembaga usaha, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes), serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Latif juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Musdes Pertanggungjawaban BUMDes memiliki dasar hukum yang jelas, mulai dari Undang-Undang Desa, Peraturan Pemerintah tentang BUMDes, hingga regulasi teknis di tingkat desa sebagai pedoman operasional. Dengan landasan tersebut, laporan pertanggungjawaban tahunan menjadi kewajiban yang harus dilaksanakan secara tertib, profesional, dan berkelanjutan.
Pada kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Senga Selatan, jajaran pengurus BUMDes Masagenae, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pendamping desa, serta seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi dalam mendukung keberlangsungan dan pengembangan BUMDes.
Ia pun mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dan menjadikan BUMDes sebagai pilar utama dalam mewujudkan kemandirian ekonomi desa.
“Dengan pengelolaan yang profesional, inovatif, dan berintegritas, BUMDes akan menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan desa yang maju dan sejahtera,” pungkasnya.







