DAERAH

Fokus Deteksi Dini, Program Kesehatan Masmindo Sentuh Ratusan Warga Latimojong

×

Fokus Deteksi Dini, Program Kesehatan Masmindo Sentuh Ratusan Warga Latimojong

Sebarkan artikel ini

LUWU — PT Masmindo Dwi Area (MDA) kembali menunjukkan komitmennya terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat dengan menggelar Program Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan Gratis di Kecamatan Latimojong.

Program ini difokuskan pada deteksi dini penyakit kronis dan penyakit menular sebagai langkah pencegahan bagi warga di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Kegiatan layanan kesehatan ini merupakan program berkelanjutan yang telah dijalankan MDA sejak tahun 2022.

Sejak 2024, cakupan program diperluas hingga menjangkau 12 desa di Kecamatan Latimojong, mulai dari Desa Rante Balla hingga Desa Pangi sebagai desa terluar.

Melalui pendekatan jemput bola, layanan kesehatan dihadirkan langsung ke tengah masyarakat guna mengatasi keterbatasan akses medis di wilayah terpencil.

Pada periode pelaksanaan terbaru, program ini berlangsung selama empat hari, 15–18 Januari 2026. Sebanyak 597 warga tercatat mengikuti pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, dengan sekitar 42 persen di antaranya merupakan lansia.

Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, serta pemberian obat-obatan sesuai hasil diagnosa. Selain itu, tenaga kesehatan juga melakukan identifikasi awal terhadap indikasi penyakit kronis dan penyakit yang berpotensi menular di lingkungan masyarakat.

Kepala Teknik Tambang (KTT) MDA, Mustafa Ibrahim, menegaskan bahwa deteksi dini menjadi fokus utama dalam program ini.

“Melalui program pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis ini, MDA ingin mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya sejak dini. Deteksi awal sangat penting agar potensi penyakit kronis dapat ditangani lebih cepat sebelum berkembang menjadi lebih serius, terutama pada kelompok lansia, sekaligus untuk menekan risiko penyebaran penyakit menular,” ujarnya.

Ia menambahkan, program ini juga merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperluas akses layanan kesehatan di wilayah-wilayah terpencil.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, penyakit yang paling banyak ditemukan pada periode ini antara lain myalgia (nyeri otot) dan hipertensi. Temuan tersebut menjadi dasar penting bagi perlunya edukasi kesehatan berkelanjutan serta pemantauan kondisi warga secara berkala.

“Dengan menghadirkan layanan kesehatan langsung ke desa-desa, kami berharap masyarakat tidak lagi menunda pemeriksaan maupun pengobatan karena keterbatasan jarak dan fasilitas. Ke depan, MDA akan terus mendorong program-program kesehatan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tambah Mustafa.

Melalui program ini, PT Masmindo Dwi Area menegaskan perannya dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat hubungan yang harmonis dan berjangka panjang dengan masyarakat lokal.