PALOPO – Kondisi jalan penghubung antara Kecamatan Wara dan Wara Selatan, Kota Palopo, dikeluhkan warga akibat kerusakan yang semakin parah. Ruas jalan tersebut dipenuhi lubang besar dan genangan air, sehingga kerap disebut warga mirip kubangan kerbau.
Jalan yang juga menjadi akses tembus menuju anatara Kelurahan Takkalalla menuju Jalan Memed, Kelurahan Songka itu merupakan jalur vital yang setiap hari dilalui masyarakat.
Baik pengendara roda dua maupun roda empat harus ekstra hati-hati saat melintas untuk menghindari lubang yang tersebar di sepanjang badan jalan.
“Kalau hujan, lubangnya tidak kelihatan karena tertutup air. Selain dalam juga licin, sudah banyak pengendara hampir jatuh,” ungkap Aksa yang rutin melintas di lokasi tersebut, Rabu (08/04/2026).
Kerusakan jalan ini tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga dinilai membahayakan keselamatan.
Menurut Aksa, tentunya selain rawan kecelakaan, kondisi tersebut juga memperlambat mobilitas warga, terutama bagi mereka yang beraktivitas setiap hari melalui jalur itu.
Iapun berharap Pemerintah Kota Palopo segera turun tangan untuk melakukan perbaikan. Warga lainnya juga meminta perhatian khusus dari Wali Kota Palopo agar jalan tersebut tidak terus dibiarkan dalam kondisi rusak.
“Ini jalan penghubung penting, jadi harus segera diperbaiki. Jangan tunggu ada korban dulu baru ditangani,” tambah warga lainnya.
Hingga kini, masyarakat masih menanti langkah konkret dari pemerintah setempat untuk memperbaiki infrastruktur tersebut demi kenyamanan dan keselamatan bersama.







