DAERAH

525 Peserta Ramaikan MTQ XXXIV Luwu

×

525 Peserta Ramaikan MTQ XXXIV Luwu

Sebarkan artikel ini

LUWU – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXIV tingkat Kabupaten Luwu resmi dibuka di Lapangan Padang Sappa, Kecamatan Ponrang, Rabu (11/2/2026). Perhelatan akbar keagamaan ini berlangsung meriah dan disebut sebagai MTQ teramai dalam dua dekade terakhir.

Mengusung tema “Mewujudkan generasi qur’ani yang berkeadaban, moderat, menuju Luwu yang unggul dan berkarakter”, kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Pembukaan dihadiri langsung Bupati Luwu, Patahudding, bersama Wakil Bupati Muh. Dhevy Bijak, Kepala Kementerian Agama Luwu, pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Hj. Kurniah Patahudding, Maddika Ponrang, Maddika Bua, tokoh agama, tokoh masyarakat, dewan hakim, panitia, serta ribuan warga yang memadati arena kegiatan.

Sebanyak 22 kafilah dari seluruh kecamatan ambil bagian dalam ajang tahunan ini. Kegiatan diawali dengan defile kafilah yang menampilkan ciri khas masing-masing wilayah, dilanjutkan tarian kolosal konfigurasi massa Mabbulo Sara ri Luwu yang menggambarkan sejarah masuknya Islam di Tana Luwu.

Baca Juga:  Ketua TP PKK Palopo Beri Kiat Hidup Sehat Saat Kunjungi Anak Asuh Stunting

Tahun ini menjadi momen bersejarah bagi Kecamatan Ponrang yang kembali dipercaya menjadi tuan rumah MTQ tingkat kabupaten setelah terakhir digelar di lokasi yang sama pada 1975 atau sekitar 51 tahun lalu.

Dalam sambutannya, Bupati Patahudding menegaskan bahwa MTQ memiliki peran strategis dalam membina generasi Qur’ani.

“Pelaksanaan MTQ merupakan agenda keagamaan yang sangat strategis dalam membangun generasi qur’ani, yaitu generasi yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga memahami, menghayati, serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia berharap tema MTQ tahun ini menjadi momentum pembentukan masyarakat Luwu yang berakhlak mulia dan moderat.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk membentuk masyarakat Luwu yang menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman, memiliki akhlak mulia, bersikap moderat, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah,” jelasnya.

Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana syiar Islam, media pendidikan umat, sekaligus momentum menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Baca Juga:  Pj. Bupati Luwu Tinjau Pelaksanaan Pasar Murah dan Perekaman KTP Elektronik di Bua

“Pemerintah Kabupaten Luwu sangat mendukung kegiatan ini sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang religius, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman demi terwujudnya Luwu yang maju, unggul, dan berkarakter,” ucapnya.

Bupati juga mengapresiasi kerja keras Pemerintah Kecamatan Ponrang dan masyarakat setempat dalam mempersiapkan pelaksanaan MTQ.

“Inilah MTQ teramai dan terbanyak,” ungkapnya.

Sementara itu, Maddika Ponrang menyambut hangat pelaksanaan MTQ di wilayahnya. Ia mengenang pelaksanaan MTQ sekitar 50 tahun lalu di lokasi yang sama dan menyampaikan selamat datang kepada seluruh kafilah.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga objektivitas penilaian serta menjunjung tinggi nilai kekeluargaan dan persaudaraan.

“Lomba ini pasti ada menang dan kalah, tetapi kekeluargaan, persaudaraan, serta silaturahmi harus tetap dibangun dengan baik,” ujarnya.

Ketua panitia, Ahyar Kasim, melaporkan bahwa MTQ XXXIV bertujuan memperkuat syiar Islam sekaligus membumikan pengamalan Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Pemkab Luwu Gelar Apel Pagi Dan Halal Bi Halal

“Tujuan pelaksanaan MTQ ke-XXXIV tingkat Kabupaten Luwu 2026, pertama sebagai syiar agama Islam dan sarana mewujudkan pengamalan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, serta merealisasikan aktivitas membaca, menghafal, menulis, menafsirkan, dan menyampaikan Al-Qur’an secara menyeluruh di tengah masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, MTQ juga menjadi ajang penjaringan qori, qoriah, hafiz, dan hafizah terbaik untuk mewakili Kabupaten Luwu pada MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dijadwalkan berlangsung April 2026 di Kabupaten Maros, sekaligus mempererat kerukunan umat beragama di Kabupaten Luwu.

Tahun ini, MTQ diikuti 525 peserta dari 22 kecamatan dengan hampir 3.000 penggembira. Sebanyak 24 cabang lomba dipertandingkan yang terbagi dalam 48 golongan putra-putri. Pelaksanaan tahun ini pun tercatat sebagai yang paling ramai dalam 20 tahun terakhir, menandai tingginya antusiasme masyarakat terhadap syiar Al-Qur’an di Bumi Sawerigading.