MAKASSAR — PT Masmindo Dwi Area (MDA) menghadiri undangan Kunjungan Kerja Komite II Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) yang digelar di Kantor Perwakilan DPD RI Provinsi Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini menjadi forum dialog dan advokasi daerah terkait persiapan kebijakan pencegahan risiko serta perlindungan daerah pada tahap pra-penambangan.
Kunjungan kerja tersebut mempertemukan Komite II DPD RI dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Forum ini bertujuan memastikan bahwa pelaksanaan investasi strategis dapat berjalan secara terukur dan berkelanjutan, sejalan dengan kondisi serta karakteristik wilayah, tanpa mengesampingkan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Dalam forum dialog tersebut, turut hadir perwakilan Pemerintah Kabupaten Luwu, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Kepolisian Resor Luwu, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, para kepala desa di wilayah operasional MDA, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Komite II DPD RI menyampaikan pemahamannya terhadap berbagai tantangan yang dihadapi daerah, khususnya wilayah dengan kondisi geografis yang terfragmentasi dan memiliki tingkat kerawanan bencana. Oleh karena itu, percepatan investasi dinilai harus dibarengi dengan penguatan mitigasi risiko sejak tahap perencanaan awal, agar potensi permasalahan dapat diantisipasi lebih dini dan tidak menghambat pembangunan di masa mendatang.
Ketua Komite II DPD RI, A.A. Waris Halid, menegaskan bahwa kunjungan kerja ini merupakan bagian dari fungsi advokasi DPD RI dalam mendorong terciptanya iklim investasi yang kondusif, sekaligus memastikan perlindungan terhadap kepentingan daerah dan masyarakat.
“Kami mendorong agar proses investasi dapat berjalan lancar, namun tetap memperhatikan aspek mitigasi risiko, perlindungan lingkungan, serta kepentingan sosial masyarakat. Dialog sejak tahap awal menjadi penting agar seluruh pihak memiliki pemahaman dan persepsi yang sama,” ujar Waris Halid.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan manajemen PT Masmindo Dwi Area, Erlangga Gaffar, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Komite II DPD RI terhadap proses investasi di Sulawesi Selatan.
Ia menegaskan bahwa kehadiran MDA dalam forum tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus membuka ruang dialog dan memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
“MDA sangat menghargai dan menghormati peran DPD RI dalam mengawal kepentingan daerah. Bagi kami, investasi adalah proses jangka panjang yang harus berjalan selaras dengan regulasi yang berlaku serta memperhatikan kebutuhan dan aspirasi para pemangku kepentingan. Pendekatan mitigasi risiko sejak awal menjadi bagian penting dalam memastikan keberlanjutan kegiatan,” jelas Erlangga.
Dalam diskusi yang berlangsung, Komite II DPD RI juga menekankan pentingnya koordinasi lintas kementerian, pemerintah daerah, dan pelaku usaha guna mengantisipasi berbagai isu strategis, mulai dari tata ruang, lingkungan hidup, sosial kemasyarakatan, hingga penyerapan tenaga kerja lokal. Pendekatan terpadu ini diharapkan mampu menjaga kelancaran investasi sekaligus meningkatkan manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat setempat (*).






