JAKARTA – Panglima TNI, Agus Subiyanto, melakukan mutasi terhadap 27 perwira tinggi TNI Angkatan Darat (AD). Kebijakan tersebut tertuang dalam keputusan mutasi yang dikeluarkan pada Senin (9/3/2026).
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Aulia Dwi Nasrullah, menjelaskan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi TNI. Langkah ini dilakukan untuk menjaga organisasi tetap adaptif terhadap tantangan tugas yang terus berkembang.
“Mutasi jabatan di tubuh TNI merupakan hal yang biasa, dalam rangka pembinaan karier prajurit dan kebutuhan organisasi. Setiap keputusan diambil untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI,” ujar Aulia kepada awak media, Rabu (11/3/2026).
Adapun daftar 27 Perwira Tinggi TNI AD yang dimutasi yakni :
Letjen TNI Bambang Trisnohadi – dari Pangkogabwilhan III menjadi Kaster TNI.
Mayjen TNI Deddy Suryadi – Pangdam Jaya (validasi organisasi).
Mayjen TNI Lucky Avianto – dari Pangdam XXIV/MT menjadi Pangkogabwilhan III.
Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia – dari Pa Sahli KSAD menjadi Pangdam XXIV/MT.
Mayjen TNI Suhardi – dari Aster Panglima TNI menjadi Wakaster TNI.
Mayjen TNI Arnold Aristoteles Paplapna R. – dari tenaga ahli Lemhannas menjadi Staf Khusus KSAD.
Mayjen TNI Amrin Ibrahim – dari Pangdam XVII/Cen menjadi tenaga ahli Lemhannas.
Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang – dari Pa Sahli Panglima TNI menjadi Pangdam XVII/Cen.
Mayjen TNI Budi Hariswanto – dari Kapusziad menjadi Pa Sahli Panglima TNI.
Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo – dari Pangdam XV/Ptm menjadi Pa Sahli Panglima TNI.
Mayjen TNI Dody Triwinarto – dari Pa Sahli Panglima TNI menjadi Pangdam XV/Ptm.
Mayjen TNI Bima Wisnu Nugraha – dari Kapuskesad menjadi Staf Khusus KSAD.
Mayjen TNI Sunoto – dari staf ahli BIN menjadi Staf Khusus KSAD (pensiun).
Brigjen TNI Mirza Patria Jaya – dari Dir C Bais TNI menjadi Pa Sahli KSAD.
Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda – dari Danrem 173/PVB menjadi Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana.
Brigjen TNI Vivin Alivianto – dari Kasdivif 1 Kostrad menjadi Danrem 173/PVB.
Brigjen TNI Setyo Wibowo – dari Asops Kaskostrad menjadi Kasdivif 1 Kostrad.
Brigjen TNI Zulhadrie S. Mara – dari Kasdam Jaya menjadi Kapusziad.
Brigjen TNI Putra Widyawinaya – dari Kasdam XII/Tpr menjadi Kasdam Jaya.
Brigjen TNI Bambang Sujarwo – dari Danrem 072/PMK menjadi Kasdam XII/Tpr.
Brigjen TNI Gunawan Rusuldi – dari Ir Puskesad menjadi Kapuskesad.
Brigjen TNI Fahmi Sudirman – dari agen intelijen BIN menjadi Staf Ahli BIN.
Brigjen TNI Bayu Sudarmanto – dari Kabinda Papua BIN menjadi Staf Khusus KSAD.
Brigjen TNI Dedi Hardono – dari penata kelola intelijen BIN menjadi Kabinda Papua BIN.
Brigjen TNI Hasandi Lubis – dari Danrindam IM menjadi Staf Khusus KSAD.
Brigjen TNI Tagor Rio Pasaribu – dari Danrem 172/PWY menjadi Aster Kaskogabwilhan II.
Brigjen TNI Robby Suryadi – dari Aster Kaskogabwilhan II menjadi Danrem 172/PWY.
Menurut Aulia, mutasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi serta pengembangan karier perwira tinggi di lingkungan TNI AD. (**)







