LUWU – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Luwu diramaikan dengan kegiatan offroad yang tidak hanya menyuguhkan tantangan lintasan ekstrem, tetapi juga mengusung semangat pelestarian lingkungan dan pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Sekitar 100 offroader dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat ambil bagian dalam kegiatan yang secara resmi dilepas oleh Bupati Luwu, Patahudding, di halaman Kantor Bupati Luwu, Jumat (26/6/2026).
Para peserta akan melintasi lintasan yang terbagi dalam tiga kategori, yakni kelas 4×2, 4×4, dan Adventure (District).
Selain menjadi ajang adu keterampilan mengemudi di medan ekstrem, kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-67 Kabupaten Luwu sekaligus sarana mempromosikan potensi wisata alam daerah kepada komunitas otomotif.
Ketua Panitia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Luwu, para sponsor, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut sehingga dapat berjalan dengan baik.
Sementara itu, Ketua Indonesia Offroad Federation (IOF) Kabupaten Luwu, Jamal, berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
Ia mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan produk lokal, menikmati kuliner khas Luwu, serta memenuhi kebutuhan logistik dari pelaku usaha setempat sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain aspek ekonomi, Jamal juga mengingatkan seluruh peserta agar tetap menjaga kelestarian lingkungan selama melintasi jalur offroad.
Peserta diminta tidak merusak pohon saat melakukan proses recovery kendaraan serta membawa kembali seluruh sampah yang dihasilkan selama kegiatan.
Bupati Luwu, Patahudding, mengapresiasi seluruh panitia, pengurus IOF, sponsor, dan peserta yang telah berpartisipasi memeriahkan HUT ke-67 Kabupaten Luwu.
“Selain menikmati tantangan jalur offroad, mari kita tunjukkan bahwa offroader adalah pecinta alam yang bertanggung jawab. Jangan tinggalkan sampah di jalur. Siapkan kantong sampah di setiap kendaraan dan pastikan seluruh sampah dibawa kembali. Alam yang kita nikmati hari ini harus tetap terjaga untuk generasi mendatang,” ujar Patahudding.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk mengutamakan keselamatan, menjaga kekompakan, serta saling membantu selama perjalanan agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar.
Pelepasan peserta diawali dengan pembacaan Surah Al-Fatihah sebagai doa bersama agar seluruh peserta diberikan keselamatan hingga menyelesaikan perjalanan.
Melalui kegiatan offroad ini, Pemerintah Kabupaten Luwu berharap promosi wisata alam semakin luas, kesadaran masyarakat terhadap pelestarian lingkungan terus meningkat, serta perputaran ekonomi melalui sektor UMKM dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Hasdar)







