DAERAHPENDIDIKAN

Patahudding Buka PORSENI SD, Pemkab Gelontorkan Rp41,8 Miliar untuk Pendidikan

×

Patahudding Buka PORSENI SD, Pemkab Gelontorkan Rp41,8 Miliar untuk Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Peserta Didik Sekolah Dasar (SD) Se-Kabupaten Luwu Tahun 2026.

LUWU – Pemerintah Kabupaten Luwu terus memperkuat pembangunan karakter dan pengembangan potensi peserta didik melalui pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Peserta Didik Sekolah Dasar (SD) Se-Kabupaten Luwu Tahun 2026.

Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Bupati Luwu, Patahudding, di Tribun Lapangan Andi Djemma, Belopa, Senin (15/6/2026).

Pembukaan PORSENI SD 2026 menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu dalam menciptakan generasi yang cerdas, kreatif, sehat, dan berkarakter melalui pengembangan minat dan bakat peserta didik sejak usia dini.

Bupati Luwu, Patahudding, menegaskan bahwa PORSENI bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga wadah bagi anak-anak untuk belajar percaya diri, bekerja sama, berkompetisi secara sehat, serta mengembangkan potensi terbaik yang dimiliki.

“PORSENI menjadi sarana bagi peserta didik untuk mengasah kemampuan, membangun karakter, dan mengembangkan bakat yang dimiliki. Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar tentang sportivitas, kerja sama, dan keberanian tampil di depan umum,” ujar Patahudding.

Baca Juga:  BPS Sulsel: Ekonomi Luwu Tumbuh 7,43 Persen pada 2025, Tertinggi Kedua Dari 24 Kabupaten

Ia menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Luwu dalam mewujudkan visi ‘Luwu Unggul, Berkarakter, dan Berbasis Agribisnis’.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemkab Luwu telah mengalokasikan Rp4,7 miliar untuk Program Seragam Gratis Plus yang manfaatnya telah dirasakan sekitar 10.455 peserta didik SD dan SMP.

Program tersebut dipastikan kembali dilanjutkan pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengalokasikan Rp32 miliar untuk pembangunan dan rehabilitasi 195 satuan pendidikan, serta Rp5,1 miliar untuk peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Luwu.

Menurut Patahudding, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sarana dan prasarana, tetapi juga kemampuan sekolah menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan ramah bagi anak.

Baca Juga:  Pemkot Palopo Ajak Seluruh Korpri Kerjasama Dengan BPJS ketenagakerjaan

“Kita ingin sekolah-sekolah di Kabupaten Luwu menjadi sekolah yang ramah anak, yang mengedepankan kebutuhan dan perkembangan peserta didik, baik dalam bidang akademik maupun pengembangan minat dan bakat. Kita juga ingin budaya ekstrakurikuler tumbuh sebagai bagian dari kehidupan sekolah sehari-hari,” katanya.

Ia berharap PORSENI 2026 menjadi momentum lahirnya budaya sekolah yang lebih aktif dalam pembinaan karakter dan pengembangan talenta peserta didik sehingga mampu melahirkan generasi yang cerdas, sehat, kreatif, dan percaya diri.

Pada PORSENI SD Se-Kabupaten Luwu Tahun 2026, berbagai cabang lomba dipertandingkan, mulai dari bidang seni, olahraga, hingga olahraga tradisional.

Baca Juga:  Cegah Stunting, Pemkab Luwu Kampanyekan Gerakan Makan Telur Tiap Hari

Untuk bidang seni meliputi lomba nyanyi solo, baca puisi nasional, baca puisi lokal, dongeng bahasa ibu Luwu, dan tilawah.

Sementara cabang olahraga yang dipertandingkan antara lain bola voli putra, bola voli putri, dan sepak takraw.

Adapun olahraga tradisional yang dilombakan yakni Mallongga, Maggasing, Maccukke, dan Maenrang.

Usai membuka kegiatan, Bupati Luwu bersama Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, turut mengikuti simulasi permainan tradisional Maccukke melawan Ketua DPRD Kabupaten Luwu, Ahmad Gazali, yang berpasangan dengan Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Luwu.

Kegiatan ini juga dihadiri unsur Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muhammad Rudi, Ketua TP-PKK Kabupaten Luwu Kurniah Patahudding, serta sejumlah kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu. (Hasdar)