DAERAHPERISTIWA

Tim SAR Gabungan Sisir Kebun dan Sungai Cari Lansia 71 Tahun di Soppeng

×

Tim SAR Gabungan Sisir Kebun dan Sungai Cari Lansia 71 Tahun di Soppeng

Sebarkan artikel ini
Tim sar gabungan saat melakukan pencarian terhadap seorang lansia di soppeng yang dikabarkan hilang.

SOPPENG – Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian hari kedua terhadap seorang pria lanjut usia yang dilaporkan hilang saat menuju kebunnya di Desa Abbanuange, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Senin (15/6/2026).

Pencarian difokuskan pada dua lokasi yang diduga menjadi jalur yang dilalui korban.

Kepala Kantor Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan pencarian dibagi ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU).

Tim pertama melakukan penyisiran dari rumah korban menuju kebun miliknya, sedangkan tim kedua menyisir aliran sungai yang diduga sempat diseberangi korban.

Baca Juga:  Harga LPG 3 Kg Melonjak, Pemkab Luwu Turun Tangan Gelar Pasar Murah

“Hari kedua pencarian, Tim SAR Gabungan kami bagi menjadi dua SRU. Satu SRU melakukan penyisiran dari rumah korban menuju kebunnya dengan luas area sekitar delapan kilometer persegi.,” katanya.

“Sementara SRU lainnya fokus menyisir aliran sungai ke arah utara karena ada dugaan korban terseret arus saat menyeberangi sungai,” sambungnya.

Menurutnya, upaya pencarian pada hari ini dimaksimalkan karena korban telah memasuki hari ketiga sejak dinyatakan hilang.

“Hari ini kami memaksimalkan pencarian karena sudah memasuki hari ketiga sejak korban tidak kembali dari kebunnya. Kami berharap korban hanya tersesat dan dapat ditemukan dalam keadaan selamat,” harapnya.

Baca Juga:  Ibu dan Anak Korban Longsor di Tana Toraja Akhirnya Ditemukan

Sebelumnya, Basarnas menerima laporan mengenai hilangnya korban pada Minggu (14/6/2026) dan langsung merespons dengan menerjunkan personel dari Pos SAR Bone ke lokasi kejadian.

Korban diketahui bernama Hatta Daeng Manessa (71). Ia terakhir kali terlihat pada Jumat (12/6/2026) saat berangkat menuju kebunnya seperti biasa. Namun hingga sore hari, korban tak kunjung pulang ke rumah.

Pihak korban bersama warga sekitar telah berupaya melakukan pencarian secara mandiri sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas untuk mendapatkan bantuan pencarian. (**)

Baca Juga:  Bupati Luwu Ajak Tokoh Masyarakat Bersatu Ciptakan Kondusifitas