Kalah di Pemilihan RT, Pasutri di Bogor Adang Truck Sampah

BOGOR – Pasangan suami istri di Bogor Jawa Barat sedang viral usai mengadang Truck Sampah yang hendak masuk ke komplex warga.

Wanita tersebut tidak terima adanya truk sampah yang akan mengangkut sampah komplek. Dia menghalangi truk dan menyuruh sopir truk untuk turun.

“Truk sampah DLH dihalangi masuk buat angkut sampah warga River Valley Bogor Selatan. Padahal TPS (tempat pembuangan sampah sementara) aja dibongkar dia sendiri. Terus sekarang dia malah halangin truk sampah masuk. Terus maunya bagaimana nyonyaa?” tulis keterangan dalam video postingan akun @tarotbogor.

Warga yang merekam video terdengar geram atas aksi tetangganya yang menghalangi truk sampah, dia terus meminta sopir truk untuk tetap masuk mengangkut sampah komplek.

“Saya tidak terima (truk) lewat jalan ini” ucap wanita yang menghalangi truk. Sambil menunjuk jalanan.

Namun yang merekam video membantah, “Ibu tidak ngecor ini, iya kan? Developer mana? developer sudah lepas tanggung jawab. Ibu berhak, warga juga berhak. Jadi tolong jangan menghalangi atau saya laporin”.

Mendengar ancaman tersebut, wanita yang menghalangi justru tidak terima dan berkata akan melaporkan juga.

Namun setelah berakhir masuk dan truk akan kembali mengangkut sampah komplek, di video selanjutnya tampak mobil pajero milik pasutri yang tiba-tiba ada di tengah jalan. Menyebabkan truk sampah tidak bisa keluar.

Dalam video ditulis keterangan, “Tadi istrinya yang halangin truk DLH lewat. Sekarang suaminya ngeblok jalan pake mobil pajeronya. Mana istrinya mencak-mencak seperti biasa lagi”.

Di video tersebut, sang istri yang tadinya menghalangi jalan truk kini ikut merekam video sambil berkata, “Katanya jalan milik dia, rumah aja masih kredit”

Di video tersebut warga mulai mengerumuni truk sampah yang tertahan di depan rumah pasutri tadi.

Rupanya, hal ini terjadi diduga karena pasutri yang menghalangi truk tersebut tidak terpilih menjadi RT.

Karena kalah di pemilihan RT, mereka lantas membuat RT sendiri yang dikabarkan hanya terdiri dari 10 KK. Padahal, syarat terbentuknya RT minimal 50 KK di daerahnya.

Setelah itu, mereka mulai mengurus sampah warga. Namun sampah yang dikelola olehnya ternyata malah dibuang ke pemukiman padat penduduk lalu dibakar.

“Cuma gara-gara kalah pemilihan RT aja loh bisa mengacau begini. Sampai masuk berita juga kok. River Valley bakar sampah. Padahal siapaa yang bikin drama” terang warga dalam video

“Dan setelahnya ya berbuat onar terus sampai warga gerah. Emosi. Akhirnya warga River Valley turn buat demo di depan rumah ybs (yang bersangkutan”.

Benar saja, tak hanya sampai situ drama warga dan Rt yang tidak terpilih tersebut malah berlanjut. Pada video ketiga yang dibagikan, nampak sekelompok warga berdemo di jalanan komplek sambil membawa spanduk.

Salah satu spanduk bertuliskan,”Usir dari RV (River Valley) warga yang arogan” Aksi demo tersebut bahkan terdapat seorang orator.

“Kita memang kredit rumah kita tapi kita tidak kerdil. Rumah memang kita cicil tapi kita tidak licik. Kalau anda memang orang kaya ipl anda jangan 150!” serunya menggunakan toa berukuran kecil. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *