PERISTIWA

Perang Antar Kelompok di Desa Seba-Seba, Motor Anggota DPRD dan Kadus Dirusak OTK

×

Perang Antar Kelompok di Desa Seba-Seba, Motor Anggota DPRD dan Kadus Dirusak OTK

Sebarkan artikel ini
ilustrasi perang Kelompok

LUWU — Situasi keamanan di Desa Seba-Seba, Kecamatan Walenrang Timur, kembali menjadi perhatian setelah terjadi keributan yang diduga melibatkan dua kelompok, Rabu (2/9/2026) malam.

Dalam insiden tersebut, sedikitnya dua kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan. Kendaraan yang menjadi sasaran perusakan disebut merupakan sepeda motor milik Sirdan, anggota DPRD Luwu, serta kendaraan milik Supratman Abd Kadir, Kepala Dusun (Kadus) setempat.

Peristiwa yang disebut sebagai bentrokan antarkelompok itu sempat membuat warga di sekitar lokasi merasa resah. Situasi semakin memanas setelah sejumlah orang yang diduga sebagai orang tidak dikenal (OTK) melakukan perusakan terhadap kendaraan yang berada di lokasi kejadian.

Hingga kini, penyebab awal keributan tersebut belum diketahui secara pasti. Informasi yang beredar menyebutkan, insiden melibatkan sejumlah orang dari dua kelompok yang kemudian berujung pada aksi perusakan.

Baca Juga:  Tiga Mahasiswa Unhas Terseret Arus Sungai Bislab Ditemukan Meninggal Dunia

Warga yang berada di sekitar lokasi memilih menjauh untuk menghindari kemungkinan terjadinya bentrokan susulan. Kondisi tersebut membuat suasana di sekitar lokasi sempat mencekam.

Kerusakan kendaraan milik anggota legislatif dan kepala dusun tersebut kini menjadi perhatian masyarakat. Warga berharap aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap kronologi serta pihak-pihak yang terlibat.

Jika terbukti ada pihak yang sengaja melakukan perusakan, masyarakat meminta agar pelaku diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Langkah tegas dinilai penting untuk mencegah konflik kembali terjadi dan meluas hingga mengganggu keamanan serta aktivitas masyarakat.

Baca Juga:  Dua Kelompok Pemuda Bentrok di Jembatan Miring Palopo, Saling Lempar Batu

Selain mengungkap pelaku perusakan, aparat juga diharapkan dapat mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam bentrokan serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi balasan.

Pemerintah Desa Seba-Seba turut berharap agar persoalan tersebut segera diselesaikan dan situasi kembali kondusif.

Pj. Kepala Desa Seba-Seba, Rusna, mengimbau seluruh pihak agar menahan diri dan tidak memperpanjang perselisihan.

“Semoga konflik ini segera selesai. Mari kita jadikan daerah kita menjadi sebuah daerah yang aman dan tenteram,” ujarnya.

Rusna berharap seluruh pihak dapat mengedepankan penyelesaian secara damai sehingga masyarakat tidak kembali menjadi korban akibat konflik antarkelompok.

Untuk diketahui, konflik di wilayah Desa Seba-Seba sebelumnya juga pernah terjadi dan telah diupayakan penyelesaiannya melalui proses perdamaian.

Baca Juga:  Dua Anggota OPM Tewas Disergap Pasukan Koops Habema Usai Serang Pekerja Gereja di Papua

Dalam proses perdamaian tersebut, turut hadir Wakapolres Luwu dan Wakil Bupati Luwu, Devhy Bijak Pawindu.

Dengan kembali terjadinya keributan, masyarakat berharap upaya perdamaian yang pernah dilakukan tidak sia-sia. Semua pihak diminta menahan diri, menghindari tindakan provokatif, serta menyerahkan setiap persoalan kepada aparat yang berwenang.

Masyarakat juga berharap aparat segera mengambil langkah untuk memastikan keamanan di Desa Seba-Seba tetap terjaga dan tidak terjadi bentrokan susulan.

Kini, perhatian warga tertuju pada langkah aparat dalam mengungkap penyebab keributan, mengidentifikasi pelaku perusakan, serta memastikan konflik tidak kembali berulang.