DAERAH

Kajari Luwu Meriahkan HUT RI Dengan Lomba Burung Berkicau, Diikuti 34 Kelas

×

Kajari Luwu Meriahkan HUT RI Dengan Lomba Burung Berkicau, Diikuti 34 Kelas

Sebarkan artikel ini
Daftar jenis burung, kelas dan biaya pendaftaran

LUWU — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Luwu bakal semakin meriah. Komunitas Pencinta Burung Dange Rasta Belopa akan menggelar Lomba Burung Berkicau Kajari Luwu Cup I pada Minggu, 23 Agustus 2026.

Ajang yang diproyeksikan menjadi salah satu kegiatan hiburan masyarakat dalam rangkaian perayaan Kemerdekaan RI tersebut akan berlangsung di halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu.

Sebanyak 34 kelas dan kategori akan dipertandingkan. Pesertanya tidak hanya berasal dari Kabupaten Luwu, tetapi juga ditargetkan datang dari berbagai daerah di Pulau Sulawesi hingga provinsi lainnya.

Sejumlah jenis burung akan ambil bagian dalam kompetisi, di antaranya Kenari, Murai Batu, LB Fighter, Cucak Ijo, Rio-Rio, LB Paud, Murai Muda, Sogon, Gambas, hingga Pleci Lokal.

Ketua Pertandingan Lomba Burung Berkicau Kajari Luwu Cup I, Jaya Lobo, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai wadah bagi para penghobi burung atau kicau mania untuk menguji kualitas burung jagoan mereka sekaligus mempererat silaturahmi antarkomunitas.

Baca Juga:  Lepas Kafilah MTQ Kabupaten Luwu, H. Muh. Saleh : Jika Penuhi Target Saya Siapkan Bonus

“Event lomba burung berkicau ini adalah ajang kompetisi bagi para penghobi burung atau kicau mania untuk menguji kualitas suara, durasi kerja, gaya dan fisik burung jagoan mereka di atas gantangan,” kata Jaya Lobo, Jumat (14/8/2026).

Menurutnya, 34 kelas yang disiapkan panitia memiliki karakteristik dan kategori berbeda, mulai dari kelas bergengsi hingga kelas lokal. Seluruh peserta akan bersaing memperebutkan Piala Kajari Luwu Cup I yang menjadi trofi utama dalam kegiatan tersebut.

“Lomba Burung Berkicau ini akan memperebutkan Piala Kajari Luwu Cup I dan digelar pada 23 Agustus 2026,” ujarnya.

Jaya Lobo menilai lomba burung berkicau tidak sekadar menjadi arena untuk menentukan burung terbaik. Event semacam ini juga memiliki dampak terhadap perputaran ekonomi, khususnya bagi pemilik burung dan pelaku usaha yang bergerak di sektor pendukung hobi tersebut.

Burung yang mampu meraih prestasi dalam sebuah perlombaan, kata dia, berpotensi mengalami peningkatan nilai jual.

Baca Juga:  Sasar Sejumlah THM, Polres Soppeng Temukan 6 Botol Minol di Bosowa Karaoke

“Selain itu, kegiatan ini juga dapat mempererat hubungan antar komunitas pencinta burung dari berbagai daerah,” katanya.

Dari sisi ekonomi kerakyatan, kehadiran peserta dan pengunjung juga diharapkan memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan.

Pedagang makanan dan minuman, penjual pakan burung, hingga perajin sangkar berpotensi memperoleh manfaat dari meningkatnya aktivitas selama lomba berlangsung.

“Dampak ekonominya mendukung UMKM sekitar arena, pedagang pakan burung hingga perajin sangkar,” paparnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Komunitas Pencinta Burung Dange Rasta Belopa menggandeng Kejaksaan Negeri Luwu, terutama dalam pemanfaatan lokasi kegiatan.

Jaya Lobo mengapresiasi dukungan yang diberikan pihak Kejari Luwu sehingga kegiatan dapat digelar di halaman kantor institusi tersebut.

“Alhamdulillah, untuk lokasi kegiatan panitia diberikan izin oleh pihak Kejaksaan Negeri Luwu,” tuturnya.

Panitia telah menyiapkan berbagai penghargaan bagi peserta yang berhasil meraih juara, berupa piala, piagam penghargaan, serta dana pembinaan.

Besaran biaya pendaftaran disesuaikan dengan kelas yang diikuti oleh peserta.

Baca Juga:  Temui Menteri PPN - Bappenas, Bupati Luwu Harapkan Percepatan Pembangunan Sektor Kesehatan

Jaya Lobo berharap Kajari Luwu Cup I tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi bagi para kicau mania sekaligus hiburan bagi masyarakat.

Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dinilai menjadi kesempatan yang tepat untuk mempertemukan para penghobi burung dari berbagai daerah dalam suasana penuh kebersamaan.

“Kita berharap lomba burung berkicau dalam semarak Kemerdekaan RI ke-81 ini dapat menyejukkan suasana dan menghadirkan hiburan bagi masyarakat melalui suara kicau burung,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri Luwu, Prasetyo Purbo Wahyono, S.H., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan gagasan dari komunitas pencinta burung di Kabupaten Luwu.

Menurutnya, pihak Kejari Luwu memberikan dukungan dalam bentuk penyediaan lokasi untuk pelaksanaan lomba.

“Lomba burung berkicau ini adalah ide dari komunitas pencinta burung di Luwu. Kami mensupport sebatas lokasi kegiatan lomba, sekaligus untuk meramaikan Hari Kemerdekaan RI ke-81,” pungkasnya.(**)